Sungai Hijau Nan Eksotis Itu Bernama Green Canyon

GreenCanyon-google_3Banyak sekali lokasi wisata yang sudah pernah saya kunjungi selama dua tahun terakhir ini. Namun sayang, menumpuknya kerjaan kantor memaksa saya untuk terus mengundur-undur waktu saat ingin mengulas perjalanan piknik saya di blog ini. Seperti cerita piknik yang satu ini, saat saya berlibur ke Green Canyon.

Liburan ‘tengah malam’ ini memang tanpa perencanaan dan lebih terkesan dadakan. Kalau tak salah, perjalanan piknik ini berlangsung di Desember 2011 silam. Duh, sudah lama sekali rupanya. Saya ingat betul, saudara sepupu saya (anak dari adik mama saya) tiba-tiba BBM pada Jumat sore sepulang saya liputan dan masih berada di dalam kopaja arah Lebak Bulus. “Mba, jalan yuk ke Green Canyon. Berangkat nanti malam jam 12. Jam 11 gw jemput ke rumah.” Sambil kegirangan, saya langsung membalas “Oke sip. Gw masih di jalan arah pulang.”

Jadilah, liburan ‘tengah malam” ini dimulai. Kenapa tengah malam? Karena kami memang berangkat Sabtu dini hari. Saya pergi bersama 4 awak lainnya yang terdiri dari  saudara saya (Tyan), dua teman Tyan yang bernama Roni dan Zizah (pacarnya Roni) dan juga Arris -teman kampus sekaligus fotografer andalan saya yang wajib diajak biar ada yang foto-foto saya nanti, huehehehee.

Continue reading

Presiden Keripik dengan Omset Milyaran

Kisah sukses anak muda penjual keripik singkong pedas ini perlu ditengok. Apa saja rahasianya hingga omsetnya bisa sampai Milyaran.

Keripik-Maicih-Level-5Cemilan keripik memang sudah menjadi icon cemilan bangsa Indonesia. Rasanya yang khas terbuat dari singkong ini, cukup membuat lidah ketagihan. Apalagi kalau sudah di campur oleh bumbu-bumbu yang kaya akan cita rasa, membuat lidah tak ingin berhenti bergoyang.

Namun keripik yang kali ini akan dibicarakan bukan sekedar keripik biasa, melainkan keripik dengan rasa khas super pedas. Keripik yang berasal dari Bandung ini, bahkan sudah dikenal hingga ke wilayah Indonesia bagian Timur.

Keripik Maicih namanya. Keripik ini pertama kali digagas oleh pemuda bernama Reza Nurhilman, tepatnya 29 Juni 2010 lalu. Singkat cerita, Reza melakukan merger dengan seorang ibu-ibu yang pandai membuat keripik singkong. Reza lantas memasok dan menjualnya sendiri. Setelah berjalan 2-3 bulan, sang Ibu pun tak sanggup untuk memenuhi permintaan konsumen, dan Reza pun terpaksa off berjualan sampai satu bulan lamanya.

Continue reading

Mendadak Mampir Ke Bunaken

Halo semua. Ini adalah pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Sulawesi. Nah, pulau yang kalau di peta bentuknya seperti huruf K ini, memiliki enam provinsi berdasarkan urutan pembentukannya yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo dan Sulawesi Barat.

Sulawesi_blank_map

Kunjungan ke Sulawesi kali ini dalam rangka tugas dari kantor. Selama satu minggu saya akan berada di Sulawesi khususnya di kota Makassar dan Manado. Bertugas di Makassar hanya dua hari saja, sementara sisanya empat hari lagi saya harus berada di Manado.  Berangkat hari Senin (25 Februari 2013) dan pulang ke Jakarta lagi hari Sabtu (2 Maret 2013).

Namun, ada hal yang sangat menggembirakan di tugas dinas kali ini. Biasanya kalau dinas ya dinas saja, namun dinas kali ini ditambah embel-embel liburan, hihihii.  Dan yak, karena embel-embel piknik itulah saya harus extend satu hari lagi di Manado, ini pun dipaksa oleh Kepala Cabang kantor di Manado.

Kira-kira dia bilang seperti ini “sudah sampai ke Manado tapi tak berlibur ke Bunaken? sayang sekali. Pulangnya hari Minggu saja, nanti saya akan coba bantu telfon ke pusat biar kamu extend satu hari lagi, kita mampir ke Bunaken sekadar main-main air disana. Banyak orang pingin ke Bunaken, makanya sayang banget kalo kamu kesini tapi gak ke Bunaken,” -kira-kira seperti itu tukasnya, dulu.

Continue reading

Cinta Itu, Ya Kamu!

free-vector-love-treeSebelum rasa menjadi asa. Bolehkah aku sedikit bercerita? Tentang kamu, tentang kita.Cerita dulu kala, saat kamu dan aku masih menjadi “kita”.

Cuma kita. Iya, cuma kita yang tahu mengenai seberapa hebatnya kita. Dulu. Cuma kamu dan aku yang tahu bagaimana menciptakan kode-kode eksentrik, dan hanya kita yang tahu. Dulu.

Saat kamu masih ada dan nyata. Disini, disampingku. Saat aku masih suka mengatakan “selamat pagi semesta, selamat pagi kamu yang disana”. Namun, itu dulu.

Continue reading

Mari Ke Bali Bersama My Family! Uwouw…

Halo, lama tak posting tulisan. Rasanya gak perlu lagi untuk cas cis cus antah berantah karena sudah tak sabar untuk mengulas tulisan soal jalan-jalan saya bersama keluarga tercinta..ta..ta..ta….

Setelah memiliki pengalaman jalan-jalan ke Bali bersama teman-teman Markepo, kali ini perjalanan ke Bali sungguh luar biasa karena ditemani dengan keluarga tercinta. Anggota keluarga yang ikut di piknik kali ini terdiri dari saya sendiri, mama, papa, kakak, abang ipar, Alif – si keponakan tersayang dan kakek tercinta. Oke ralat, tanpa kakek tercinta. Dikarenakan satu dan dua hal lain yang menyebabkan kakek tak jadi ikut berpartisipasi di trip kami kali ini, dan tiket pun hangus begitu saja.

Image

Perjalanan ke Bali ini kami tempuh dengan menumpang burung besi Air Asia dengan tujuan CGK-DPS dengan nomor penerbangan QZ7520 tepatnya tanggal 18 Januari 2013 (dan saya baru posting ceritanya sekarang, huhu sungguh keterlaluan telatnya). Kami hanya merencanakan perjalanan liburan ini selama 3 hari 2 malam. Tentu saja karena terbentur dengan jadwal pekerjaan saya – yang notabene baru saja pindah kerja di kantor yang baru dan jadwal cuti ‘terbatas’ kakak dan abang ipar saya.

Continue reading

Modern dan Trendy, Itulah Jerman

Nah, ini dia postingan soal Negara Jerman. Negara ini juga menjadi salah satu tujuan wisata Massindo Award -acara yang didaulat oleh kantor dimana saya bekerja-. Postingan mengenai Jerman ini juga sama nasibnya seperti postingan saya sebelumnya yakni Viena dan Salzburg (yang merupakan dua kota andalan yang terletak di Austria) yang juga saya ulas di Majalah Internal kantor saya. Sepertinya tak ada salahnya setelah majalah terbit lalu saya posting kembali tulisan ini di blog pribadi saya😀

Germany Map

Republik Federal Jerman adalah suatu Negara berbentuk federasi di Eropa Barat. Negara ini memiliki posisi ekonomi dan politik yang sangat penting di Eropa maupun di dunia. Dengan luas 357.021 kilometer persegi (kira-kira dua setengah kali pulau Jawa) dengan jumlah penduduk kurang lebih sekitar 82 juta jiwa. Negara dengan 16 negara bagian ini menjadi anggota kunci organisasi Uni Eropa (penduduk terbanyak).

Continue reading

Salzburg, Kota Dengan Sejuta Sejarah

SalzburgPostingan mengenai Salzburg adalah tugas kedua saya sebagai penulis di majalah internal kantor. Kebetulan, awarding acara kantor (Massindo Award) akan dilakukan di Negara Austria. Bagi banyak orang, Salzburg diartikan sebagai salah satu kota yang paling menarik di Eropa. Berkat peran peninggalan sejarah, budaya, lingkungan yang apik serta penampilan arsitektur yang memukau membuat kota ini menjadi salah satu kota yang ditargetkan banyak orang sebagai kota yang wajib dikunjungi.

Salzburg merupakan kota terbesar keempat di Austria. Keindahan kota yang dikelilingi oleh pegunungan alpen, dengan pemandangan puncak gunung yang selalu diselimuti salju, membuat kota ini sangat indah untuk dinikmati oleh kalangan wisatawan. Di kawasan kota tua Salzburg (Altstadt) misalnya, dengan arsitektur baroknya yang terkenal adalah salah satu pusa kota yang masih dipertahankan keasliannya di utara Pegunungan Alpen dan bahkan terdaftar sebagai Situs Kebudayaan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1997.

Continue reading

Menghabiskan Waktu Senggang Dengan Game Online

girlsKali ini saya ingin bercerita soal aktifitas saya di sela-sela jam kantor, hihiiii. Badung sih, tapi ya mau gimana lagi kalau sudah penat dengan pekerjaan, biasanya saya kerap mencari-cari  hiburan. Seperti misalnya; membaca news terbaru di beberapa media online, membaca blog-blog orang lain, meng-autis-kan diri dengan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, atau menulis blog pribadi ini.

Nah, ini salah satu sifat buruk saya saat ngeblog. Biasanya, setelah ide untuk ngeblog muncul, tangan langsung tak berhenti untuk ketak ketik di keyboard laptop. Tapi, kalau sudah ada pengganggu -lawan bicara- yang datang, biasanya jari saya langsung diam, berhenti dan malas untuk melanjutkan cerita saya di tulisan yang sedang saya garap tersebut.

Baiklah, kembali berbicara soal hiburan di sela jam kantor. Tahu apa? Yak, belakangan ini saya suka sekali main game online loh saudara-saudara. hihihiii.. Dulu, saat masih duduk di bangku SD hingga SLTP, saya kecanduan main game seperti Nintendo, Sega dan Playstation. Tapi semakin kesini, semakin sadar umur dan tahu kalau efek dari main game ini tidak terlalu baik, kita jadi addict dengan rasa penasaran untuk selalu memenangkan game yang kita mainkan.

Continue reading

Jejak-ku di Belitung

Setelah postingan cerita piknik saya di Belitung saya unggah seminggu yang lalu, ritual saya selanjutnya adalah memposting khusus cerita jejak kaki saya di kota yang sama, yakni Belitung.

Eits, bukan hanya jejak kaki saya tetapi juga jejak kaki sahabat-sahabat yang juga ikut melipir ke Belitung, pulau yang penuh dengan keindahan pantai dan batu-batu besar khasnya yang begitu eksotis. Berikut jejak kaki kami yang -sengaja- terjepret kamera di Belitung (9 – 11 Juni 2012).

Continue reading

Laskar Markepo Goes to Belitung !!!

Belitong atau lebih dikenal Belitung, merupakan sebuah pulau yang terletak di lepas pulau  pantai timur Sumtera, Indonesia. Pulau ini terkenal karena pernah diangkat oleh sebuah novel yang berjudul Laskar pelangi karya Andrea Hirata yang kemudian difilmkan. Gambaran Belitung dalam film tersebut yang kemudian membuat banyak orang ingin berkunjung ke Belitung, termasuk saya dan geng markepo.

Perjalanan ke Belitung dimulai dari mbak Tiwi yang -selalu- kegirangan saat sahabat kampusnya mbak Niniek mengajak liburan. Mba Niniek mengajaknya ke Belitung pada waktu itu dan itu pun mendadak, hanya diberi waktu 3 minggu kalau tidak salah. “Siapa mau ikut gue sama temen gue Niniek? Kami mau ke Belitung, siapa yang mau?” begitu kira-kira mbak Tiwi memamerkan kebahagiannya di ruangan Redaksi yang membuat saya iri. Saking iri-nya, saya pingin sumpel bibirnya mbak Tiwi pakai Lakban lapis 13 #eh :-p. Karena waktu itu saya sangat amat miskin dan sama sekali tidak memiliki tabungan, jadilah saya hanya diam dan menjadi pendengar suara kicauan mbak Tiwi di kantor.

Kesal semakin menjadi sewaktu mbak Fisa meng-iya-kan ajakan mbak Tiwi. Katanya, hitung-hitung menghadiahi dirinya sendiri yang akan berulang tahun. “Gak mau kalah sama Merli ah, kan Merli ulang tahunnya ke Bali” begitu kira-kira ucapan mbak Fisa.

Continue reading